Senin, 28 Oktober 2019

Viral penjual minuman dengan skill tingkat Dewa


Dalam menjual suatu produk, pelayanan menjadi satu poin penting. Pelayanan yang cepat dan efektif dapat meningkatkan minat beli dari pelanggan.

Saat ini layanan pesan antar makanan dan minuman telah menjadi hal yang biasa dilakukan. Layanan pesan antar digunakan agar pembeli lebih mudah dalam menerima pesanan tanpa harus berpindah tempat.

Seorang pria menjadi viral setelah videonya diunggah akun Twitter @odiliaocta, pada Sabtu (19/10/2019). Video yang diunggah kembali dari  Story Instagram akun stand up comedian Sadana Agung, @sadanaagungs itu memperlihatkan seorang pria yang mengantar minuman dengan cara yang unik.

Dalam video yang bertempat di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah, itu memperlihatkan sekumpulan mahasiswa yang sedang menunggu minuman mereka untuk diantar. Cukup banyak, para mahasiswa itu memesan hingga 20 minuman.

Ternyata pria yang mengantarkan 20 minuman itu membawanya menggunakan dua nampan yang ditumpuk. Tak hanya itu, pria tersebut juga membawanya dengan tangan kiri sambil mengendarai motor dengan tangan kanannya. Keseimbangan yang sempurna dari pria tersebut membuat 20 minuman sampai dengan kondisi baik.

Mahasiswa yang melihat kejadian itu kegirangan dan bersorak karena keahlian pria yang dipanggil ‘Om Tom Rindang’ dalam mengantarkan pesanan mereka. Selagi para mahasiswa kegirangan, wajah pria itu tetap datar dan serius.

“Sengaja beli 20 biar kewalahan, ternyata segitu bukan apa apa untuk beliau. Katanya rekor 35 cup sekali angkut. Rispek. Legenda hidup, Om Tom Rindang,” kata akun @sadanaagungs.

Unggahan tersebut sontak dibanjiri beragam respons warganet. Banyak dari mereka terpukau dan terhibur dengan aksi Om Tom Rindang.

“Bingung sama expresi bapaknya Ya ampun antara harus kasian atau malah ngakak,” kata akun @elsamaricahehe_.
“Marques mana bisa seperti itu,” komentar akun @trm_1988
“Om Tom emang the best,” tulis akun @prastyodhr.

“Di kampung saya malah bakso di mangkok pake kuah dibawa gini naik motor dari rumah yang jual ke pembeli,” sahut akun @dyahsartika9.



4 kasus pencurian teraneh di dunia


Para pencuri biasanya menjadikan barang berharga sebagai target curian. Namun, anehnya beberapa orang malah mencuri barang-barang yang tidak biasa.

Dilansir dari List Verse, ini dia 5 kisah pencurian aneh yang terjadi di dunia

01 Mencuri Alpukat

Alpukat tentu tidak pernah terlintas di pikiran penjahat ketika ingin melakukan pembajakan. Namun, di Michoacan, resiko pencurian terhadap truk pengangkut hasil panen sangatlah tinggi. Bahkan, setidaknya empat truk alpukat dicuri di setiap hari di negara bagian Meksiko.

Sekitar 80 persen impor alpukat Amerika Serikat berasal dari Michoacán. Akibatnya, sektor alpukat menjadi industri yang bernilai miliaran dolar dan menjadikannya sebagai incaran para mafia.

Bahkan, demi mengincar truk pembawa alpukat banyak kekerasan yang terjadi di sana. Akibatnya, hal ini membuat publik khawatir bahwa sektor bisnis alpukat akan perlahan hancur.

02 Mencuri Kacang Kenari

Pada 2012, kiriman kenari mentah belum tiba di tujuannya di Miami. Bahkan, pengirimannya sudah mengalami keterlambatan hingga dua hari.

Tak lama kemudian, para deputi Sheriff menemukan muatan lain dari kebun Tehama telah hilang. Kargo ini lenyap dalam perjalanan ke San Antonio.

Secara keseluruhan, dua pengiriman curian itu memiliki berat 37.194 kilogram dan dihargai sekitar $300.000 (Rp 4 Miliar). Kedua pencurian terjadi pada bulan Oktober dan merupakan pekerjaan dari pengemudi yang sama.

Tersangka merupakan seorang pria Rusia berkulit putih yang tingginya lebih dari 1,8 meter dan beratnya sekitar 90 kilogram.

Hingga kini belum diketahui mengapa orang Rusia itu menginginkan begitu banyak kacang kenari. Kemungkinan terbesar adalah kacang kenari tersebut dijual kepada pembeli yang sanggup membayarnya secara kontan.

03 Mencuri Hiu

Pada tahun 2018, seorang karyawan di Akuarium San Antonio mencurigai suatu hal yang janggal.
Tiga orang pengunjung meninggalkan akuarium dengan mencurigakan karena pihak manajemen merasa ada yang aneh dengan kereta dorong bayi mereka.

Pihak akuarium mengejar mereka ke parkiran dan bersikeras melihat ke dalam kendaraan mereka, namun keduanya jelas melakukan penolakan.

Staf melihat kamera CCTV dan menyaksikan aksi pencurian yang mengerikan. Ia melihat ketiga orang tersebut mendekati kolam air asin terbuka.

Fitur interaktif di akuarium tersebut memungkinkan pengunjung menyentuh beberapa spesies hiu. Hanya saja kali ini, tindakan pengunjung kelewatan.

Seorang lelaki meraih ekor hiu tanduk abu-abu dan mengangkatnya dari air. Hiu sepanjang 0,6 meter ditempatkan dalam ember yang diisi dengan larutan pemutih dan disembunyikan di dalam kereta bayi.

Polisi akhirnya dapat menemukan kendaraan mereka dan menemukan hiu tersebut dimasukkan ke dalam akuarium di rumah. Para pencuri akhirnya ditangkap dan hiu tersebut dikembalikan ke akuarium.

04  Mencuri Kue

David Lliviganay mencuri kue dalam jumlah yang banyak. Bahkan, dia menyelundupkan 1.020 kue kering dari tempat kerjanya.

Pencuri itu memiliki tujuan utama dalam meraup keuntungan besar. Curian kue yang dimaksud adalah gourmet crêpes yang harganya $90 (Rp 1,2 juta) untuk satu kue.

Lliviganay, yang bekerja sebagai pengantar untuk Lady M Confections, akhirnya mencuri kue yang bernilai hingga $90.000 (Rp 1,2 Miliar).


Karena kue tersebut dinilai banyak orang sebagai kue terbaik di New York, tidak mengherankanketika pembeli banyak yang menginginkannya dan Lliviganay melihat peluang untuk menghasilkan banyak uang.

Inilah kamera terkecil di dunia



Kamera hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Ada yang ukurannya besar dan dibekali kemampuan untuk mengambil gambar resolusi tinggi, ada pula yang ukurannya kecil untuk dimasukkan dalam smartphone.

Ada juga kamera berukuran lebih kecil, dan bisa digunakan untuk keperluan medis. Misalnya OmniVision OV6948.

Yang membuat kamera OmniVision OV6948 spesial adalah ukurannya yang hanya seperti butiran pasir.
Mengutip laman Ubergizmo, Sabtu (26/10/2019), OmniVision OV6948 merupakan kamera dengan ukuran kurang dari 1 milimeter, tepatnya 0,575 x 0,575 x 0,232mm.


Meski demikian, kamera ini mampu memproduksi gambar berwarna dengan resolusi 40.000 piksel. Hal ini dimungkinkan karena kamera tersebut memiliki chip back-side illuminated RGB Bayer.

Lantas apa kegunaan kamera super kecil ini? Disebutkan, kamera super mini tersebut tidak dirancang untuk ditempatkan dalam smartphone.

Kamera OmniVision OV948 bakal dipakai di dunia medis. Hal ini karena dari segi ukuran, kamera ini bisa dipasang di alat bedah yang dapat dimasukkan ke dalam tubuh manusia untuk membantu operasi.

Operasi tertentu akan membutuhkan ahli bedah untuk melakukan operasi. Namun, dengan bantuan kamera ini, ahli bedah bisa melihat apakah yang mereka kerjakan telah benar.

Tak hanya itu, karena ukurannya yang sangat kecil ditambah dengan konsumsi daya baterai yang rendah, kamera kecil ini bisa meminimalisasi panas.


Dengan begitu, akan memungkinkan ahli bedah untuk menghemat waktu alih-alih terburu-buru melakukan prosedur operasi.

Dua Diecast Mobil-mobilan Ini Terjual Rp100 Jutaan...Mantap!



Indonesian Diecast Expo (IDE) 2019 merupakan pameran diecast terbesar di Indonesia. Berlangsung selama dua hari yaitu 26-27 Oktober di Hall 3A, ICE BSD, acara ini menghadirkan beragam diecast langka yang menjadi buruan kolektor.

Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah dua unit diecast Hotwheels terbatas, 1955 Chevy Belair Gasser 3D Printed Model berwarna kuning dan abu-abu.

Kedua unit tersebut menjadi diecast yang dilelang sebagai bagian dari kegiatan amal dan terjual dengan total harga Rp 104 juta.

Unit berwarna kuning terjual seharga Rp 56 juta dan dimiliki oleh komunitas Gasser Diecast Community sementara unit berwarna abu-abu seharga Rp 48 juta dimiliki seorang pembeli asal Malang.

Proses pelelangan kedua diecast tersebut dipandu langsung oleh sang pembuat yaitu Brendon Vetuskey yang merupakan desainer Hotwheels asal Amerika.

Menariknya, kedua unit tersebut juga dilengkapi dengan sertifikat yang ditandatangani langsung oleh Vice President Design Mattel untuk Hotwheels, Ted Wu.

Harga kedua diecast ini menjadi rekor tersendiri dalam sejarah pagelaran IDE 2019.
"Terakhir kita 32 juta tahun 2017. Hari ini 48 dan 56 juta akhirnya pecah rekor selama IDE berjalan," ucap Vero selaku CEO dan Founder IDE.


Seluruh uang yang didapatkan dari proses lelang amal ini nantinya akan diberikan sebagai donasi kepada panti asuhan

Sabtu, 27 Juli 2019

Ayah Perkosa Anak Kandung Berumur 16 Tahun di Lampung, Kepergok Istri & Ancam Bunuh Korban

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Baru-baru ini seorang gadis 16 tahun di Tulangbawang Barat, Lampung menjadi korban pemerkosaan.

Malangnya pelaku pemerkosaan tersebut tak lain adalah ayah kandungnya sendiri.

Kejadian nahas terungkap pada Sabtu (13/7/2019) oleh sang istri.

1. Kronologi Kejadian

Kejadian bermula ketika anak kandungnya, DA (16) sedang menyetrika pakaian di dalam rumah.

Pelaku, ER (36) kemudian memperkosa DA.

Kala itu sang ibu, YA (35) tengah tidur di dalam kamarnya.

Alangkah terkejutnya YA ketika bangun tidur menemukan DA dalam keadaan berhubungan badan dengan sang suami, ER.

Melihat kejadian tersebut YA langsung berteriak histeris lalu menghubungi keluarganya.

Kapolsek Lambu Kibang, Iptu Abdul Malik mewakili Kapolres Tulangbawang, AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, perilaku bejat tersangka terakhir terjadi pada Sabtu (13/07) sekitar pukul 05.30 wib. Bandar Judi Togel Online

http://togel303.net/

"Saat itu korban sedang menyetrika pakaian di dalam rumah mereka."

"Lalu pelaku terbangun dan terjadilah pemerkosaan itu," terang Abdul Malik, Minggu (14/07/2019).

2. Pelaku Sempat Kabur

Tak lama kemudian keluarga korban dan ibu kandung ER datang ke lokasi kejadian.

Mendengar kenyataan tersebut ibu ER sempat tak sadarkan diri.

Karena ibunya pingsan, ER berinisiatif untuk mengantar sang ibu kembali ke rumahnya.

Kesempatan ini ternyata digunakan ER untuk melarikan diri dan bersembunyi dari kejaran keluarganya.

YA lalu melaporkan kejadian yang menimpa anak kandungnya ini ke Mapolsek Lambu Kibang.

Berbekal laporan tersebut, polisi langsung mencari dimana keberadaan pelaku.

Sekitar pukul 22.30 WIB Sabtu malam, pelaku yang akhirnya pulang ke rumah orang tuanya yang berada tidak jauh dari rumah pelaku.

Di rumah orang tuanya tersebut, pelaku kemudian ditangkap lalu dibawa ke Mapolsek.

3. Korban Diancam Sajam

Mirisnya, tindakan tersebut bukanlah kali pertama.

Diketahui ER telah memperkosa DA sebanyak dua kali.

“Menurut keterangan dari pelaku kepada petugas, aksi bejat tersebut telah berlangsung sejak bulan Maret 2019," papar Abdul Malik.

Setiap melakukan aksi bejatnya, korban selalu diancam akan dibunuh oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur.

Saat mencabuli anak kandungnya itu, rumah pelaku memang dalam keadaan sepi.

"Istrinya sedang tidak berada di rumah,” ungkap Iptu Malik.

4. Pelaku Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Dalam perkara ini, polisi telah menyita barang bukti berupa sajam jenis pisau dapur bergagang kayu coklat beserta sarungnya yang  berukuran 25 centimeter.

Kemudian baju tidur lengan panjang motif kembang-kembang, celana panjang jenis short garis-garis putih kombinasi coklat, pakaian dalam korban dan tikar plastik yang digunakan pelaku saat melakukan aksi bejatnya.

Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Lambu Kibang.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 82 ayat 2 Jo Pasal 76E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6,6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp. 6,6 Miliar.

Gadis 19 Tahun Mabuk Diperkosa 6 Pemuda di Sumenep, Ini Fakta-faktanya

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Sejumlah fakta terbaru terungkap terkait kasus gadis 19 tahun mabuk diperkosa enam pemuda di salah satu kamar kos, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Sumenep, Kamis (25/6/2019).

Fakta terbaru kasus gadis 19 tahun mabuk diperkosa enam pemuda di kamar kos di Sumenep ini terungkap berdasarkan informasi dari masyarakat termasuk kerabat korban. Bandar Judi Togel Online

http://togel303.net/

Berikut SURYA.co.id rangkum fakta-fakta terbaru tentang kasus gadis 19 tahun mabuk diperkosa enam pemuda di kamar kos di Sumenep.

1. Terungkap dari Laporan Warga

Dikatakan, terungkapnya pemerkosaan tersebut berawal dari laporan warga termasuk kerabat korban bahwa di salah satu rumah kos di Desa Kolor, telah terjadi tindak pidana pemerkosaan yang melibatkan 6 orang pelaku dengan satu korban perempuan berinisial AA.

“Informasi awal itu kemudian kami tindak lanjuti dengan mendatangi rumah korban di Desa Kebunan, untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Widiarti yang juga merangkap Kapolsek Kota ini.

Dan benar, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengakuannya, korban AA telah diperkosa oleh pacarnya sendiri dan 5 kawannya.

Korban diperkosa beramai-ramai setelah korban tak sadarkan diri akibat decekoki minumas keras ( miras ) di rumah kos tersebut.

2. Identitas Pelaku

Pelaku, adalah RQ, warga jln Begisar Desa Pamolokan, MZ warga Kecamatan Tambelangan kabupaten Sampang, SB warga Jln Meranggi Kelurahan Kepanjen, HL warga Desa Pamolokan, OP warga Kecamatan Gapura, serta FR warga Desa Paberrasan.

“ Dua orang pelaku yakni FR dan OP kini masih dalam pengejaran, dan sudah diketahui keberadaannya,” imbuh Widi panggilan akrab Kasubag Humas.

3. Modus Pelaku

Modus pemerkosaan itu berawal ketika AA diajak jalan-jalan oleh pacarnya, OP, main-main ke tempat kos pelaku di Desa Kolor milik H. Musleh, pada hari Kamis (25/07/2019).

Sesampainya di rumah kos, sudah ada beberapa teman pacarnya yang siap menggelar pesta miras.

Korban yang sempat menolak dengan terpaksa meminum miras tersebut karena dipaksa hingga akhirnya korban tak sadarkan diri.

Saat itulah OP pacar korban memperkosa AA di hadapan teman-temannya.

“Selesai memperkosa, pelako OP lalu bergegas keluar kamar kos meninggalkan korban yang sudah tidak berdaya. Dan pada saat keluar kamar, pelaku sengaja mengunci pintu kamar, lalu kabur,” katanya.

4. Nasib Korban dan Pelaku

Kapolsek Kota langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, dan bersama jajarannya menjemput korban untuk dilakukan pemeriksaan.

Korban setelah menjalani menjalani pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA ), kini tengah menjalani perawatan di RS dr H Moh Anwar, Sumenep.

"Ternyata benar dari hasil pemeriksaan, diketahui jika pelaku pemerkosaan adalah pacarnya sendiri, serta kelima temannya," katanya.

Empat dari enam pelaku kini sudah ditangkap dan di sel Polsek Kota, sedang dua lainnya buron.

"Dari enam pelaku yang berhasil kita amankan empat orang," tuturnya.

"Sedangkan dua pelaku belum bisa kita amankan atasnama OP, warga Kecamatan Gapura, dan FR, warga Desa Paberasan. Dan masih dalam pengejaran. Sementara itu ya," tambahnya. (Ali Hafidz)

Kasus Lainnya

Kasus hampir serupa juga pernah menimpa seorang wanita di Makassar

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Setelah Dibuat Mabuk, Wanita Ini Diperkosa di Masjid', Khaerul (28) memperkosa seorang wanita berusia 21 tahun yang sedang mabuk saat hendak mengantarnya pulang. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

Khaerul melancarkan aksinya tersebut di lantai dua masjid di Kecamatan Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/7/2019) dini hari.

Kapolsek Makassar Kompol Kodrat Muhammad Hartanto mengatakan, aksi itu bermula ketika Khaerul mengajak korban menenggak minuman keras.

Saat itu, korban baru saja bertengkar dengan pacarnya yang kemudian di tengah jalan bertemu dengan Khaerul.

"Setelah korban mencari pacarnya, bertemulah dengan tersangka yang mana tersangka sedang minum dengan temannya dan korban ditawari minum," ucap Kodrat, Jumat (19/7/2019).

Usai membuat korban mabuk, Khaerul kemudian memutuskan mengantar pulang korban.

Melihat korban yang tidak sadarkan diri, pelaku tergoda dan kemudian mencabuli korban.

Khaerul melakukan aksinya di lantai dua masjid.

Aksi tersebut terlihat oleh warga sekitar yang hendak menuju masjid untuk shalat subuh.

Bersama warga lainnya, Khaerul kemudian diamankan.

"Jadi korban dibaringkan, dibawa masuk ke lantai dua masjid.

Sempat dilihat oleh warga saat terjadi tindakan tak senonoh dilakukan oleh pelaku di saat kondisi korban tidak sadarkan diri saat itu," ujarnya.

Saat hendak digiring ke kantor polisi, Khaerul berusaha melarikan diri.

Polisi yang mendapatkan laporan kemudian mengejar dan akhirnya menangkap pelaku.

"Pelaku awalnya masih mengelak sehingga dilakukan pemeriksaan secara intensif. Kita kumpul bukti-bukti. Sekarang diproses kasus pemerkosaan dan ditahan di Mapolsek Makassar," ujarnya. (Putra Dewangga Candra Seta).

Senin, 15 Juli 2019

Dugaan Salah Tembak Tim BNN RI, Keluarga Minta Keadilan ke Polda Sumut

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Suasana duka terlihat masih menyelimuti pihak keluarga menyusul kematian M Yasin, yang diduga menjadi korban salah tembak saat tim BNN RI meringkus sejumlah anggota sindikat jaringan narkoba beberapa waktu lalu.

Hal itu terlihat ketika Keluarga almarhum M Yasin mendatangi Mapolda Sumatera Utara, Senin (15//7/2019). Mereka melaporkan kasus itu ke Mapolda Sumatera Utara, dengan dugaan pembunuhan sesuai Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) nomor: STTLP/989/VII/2019/SUMUT/SPKT III.

Kasus itu juga membuat mereka kini harus bolak-balik Kabupaten Batubara-Kota Medan.

Mereka berharap, BNN punya iktikad baik untuk menyelesaikan kasus ini, terutama pemulihan nama baik M Yasin dan beberapa orang lainnya yang sempat disebutkan masuk dalam jaringan narkoba internasional.

“Kami minta BNN klarifikasi atas kejadian itu,” kata Jamilah, adik kandung M Yasin kepada wartawan, Senin (15/7/2019).

M Yasin, jelas Jamilah, selama ini merupakan tulang punggung bagi istri dan kedua anaknya. Karena itu, pihak keluarga menuntut BNN supaya bertanggung jawab atas pendidikan anak almarhum M Yasin hingga selesai. Bandar Judi Togel Online

http://togel303.net/

“Kalau bisa sampai kuliah mereka. Sekarang ini, anak Bang Yasin masih SD, umur 10 tahun sama 6 tahun,” jelas Jamilah.

Selain santunan pendidikan, pihak keluarga juga meminta BNN membuat pernyataan maaf secara publik. “Karena itu harus mereka klarifikasi,” pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut yang juga tim kuasa hukum pihak keluarga M Yasin, melalui Koordinator Badan Pekerja M Amin Multazam Lubis mengatakan, klarifikasi itu harus dilakukan sebagai upaya memberikan rasa keadilan kepada korban. Dia juga mendorong upaya hukum harus ditegakkan.

“Jika ini dilakukan, akan menjaga kepercayaan publik terhadap BNN sebagai lembaga yang fokus dalam memerangi narkoba,” ungkap Amin.

Sebelumnya, Jamilah juga membeberkan bahwa saat akan membawa jenazah M Yasin, pihak BNN menemui mereka. Dan mengatakan ada salah seorang yang diduga Perwakilan dari BNN ingin menyerahkan uang Rp15 juta.

“Tadinya ditolak sama orangtua. Pas kita mau ambil jenazah, uang itu diberikan. Kata mereka bukan uang apa-apa. Ibu-ibu dari BNN yang ngasih,” ungkapnya.

Ia menjelasakan, pasca kejadian itu, beberapa perwakilan BNN bersama perkawilan Polres Batubara datang ke rumah duka Jalan Dusun I Masjid Lama, Desa Masjid Lama, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.

Terkait laporan pihak keluarga M Yasi ke Polda Sumut ini, belum ada klarifikasi resmi dari BNN. Kepala Biro Humas BNN Brigjen Sulistiyo Pudjo ketika dikonfirmasi belum memberikan jawaban.

Muhammad Yasin meninggal dunia setelah timah panas diduga dari senjata api milik petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menembus tubuhnya, Rabu (3/7/2019). Keluarga mengatakan ada beberapa luka tembak yang bersarang di tubuh Yasin. (Lana)

Diberitakan sebelumnya, tim BNN melakukan penembakan ke arah mobil Avanza putih B 1321 KIJ yang saat itu membawa 3 penumpang, masing-masing Sulaeman, M Yusuf dan M Yasin.

Setelah mobil dihentikan, M Yasin ditemukan terkapar akibat luka tembakan, sedangkan M Yusuf terkena peluru di bagian kaki. M Yasin kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.

Sabtu, 13 Juli 2019

Video Mesum 2 Oknum ASN Beredar, Diduga Disebarkan Kerabat Yang Sakit Hati

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Satu rekaman video mirip 2 oknum ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintahan Kecamatan Gunung Malela, Simalungun, beredar melalui grup WhatsApp. Video itu disebut disebarkan seorang kerabat yang diduga merasa sakit hati kepada 2 oknum tersebut.

Informasi yang dihimpun, sejumlah aparat keamanan berpakaian sipil, dengan mengendarai 3 mobil mendatangi Kantor Kepala Desa Pematang Gajing, Jumat (12/7/2019) pagi, untuk memeriksa beberapa saksi.

Ada dua rekaman video seronok itu, masing-masing berdurasi 20 detik dan 3 menit 30 detik. Pada kedua rekaman video itu terlihat dua orang mirip ASN di kantor Kecamatan Gunung Malela, berinisial BY (41) serta satu lainnya ASN di Kantor Kepala Desa Pematang Gajing berinisial LL (40).

Rekaman video dari kedua oknum yang masing-masing masih memiliki pasangan sah itu disebut dibuat pada tahun 2009.

Namun belakangan, video itu viral melalui akun WhatsApp di kalangan warga Kecamatan Gunung Malela.

“Suami ASN itu, perangkat desa di Pamatang Gajing, dan sejumlah warga Kecamatan Gunung Malela diperiksa di Kantor Pembantu Sat Reskrim Polres Simalungun di Komplek Asrama Polisi (Aspol), Jalan Sangnawaluh, Siantar, Jumat (12/7/2019),” sebut seorang sumber di Gunung Malela.

Dijelaskannya, pemeriksaan tersebut terkait viralnya rekaman video asusila oknum ASN yang mirip istri petugas pengamanan di salah satu perkebunan swasta dan oknum ASN di Pemerintahan Kecamatan Gunung Malela. Bandar Judi Togel Online

http://togel303.net/

Video diduga disebarkan kerabat oknum yang merasa sakit hati. Viralnya video tersebut membuat warga Gunung Malela heboh dalam beberapa hari terakhir.

Sabtu (13/7/2019) malam, menurut warga di sana, polisi masih mengejar sejumlah pelaku yang diduga mula-mula menyebarluaskan rekaman itu.

Polisi juga menyebukan masih ada sejumlah saksi tambahan yang baru akan didengar keterangannya.

Terkait beredarnya rekaman tersebut dan hasil pemeriksaan petugas, pihak kepolisian belum bersedia memberikan keterangan lebih jauh.

“Langsung Pak Kasat atau Pak Panzi,” kata Kanit Jatanras Polres Simalungun Iptu Hengky Siahaan, saat dikonfirmasi Sabtu (13/7/2019).

Terpisah, Camat Gunung Malela Andi Syahputra Pasaribu ketika dikonfimasi membenarkan bahwa polisi telah memanggil BY (41) dan LL (40), yang diduga pelaku dalam rekaman video, untuk diperiksa.

Meski begitu Andi belum bisa memastikan apakah benar kedua oknum tersebut adalah pelaku dalam rekaman video itu.

Camat Andi yang belum berapa lama menjabat di Gunung Malela itu juga mengaku dirinya belum pernah melihat rekaman video itu.

“Tapi kedua ASN itu sudah mengakui rekaman video itu dilakukan pada 2009,” sebutnya dari seberang telepon, Sabtu (13/7/2019) malam.

Jumat, 12 Juli 2019

ABG di Bekasi Diperkosa Pacar Hingga Hamil

https://jurnalulasan.blogspot.com/2019/07/abg-di-bekasi-diperkosa-pacar-hingga.html

Seorang ABG di Bekasi diperkosa pacarnya, YY, yang terpaut usia 20 tahun. Pria berusia 35 tahun itu menggaulinya berkali-kali hingga korban berbadan dua.

Korban yang berusia 15 tahun diketahui masih belajar di bangku sekolah menengah pertama. Awalnya, korban menolak diajak berhubungan intim. Namun, setelah dibujuk rayu, akhirnya korban bersedia melayani nafsu bejat pelaku.

"Ya awalnya mereka pacaran 1 tahun. Ya biasa, nggak terlalu jauh, ada hubungan intim. Nah, si cowok ini ngajakin (berhubungan), tapi si cewek nolak terus dan akhirnya si cewek pasrah saja. Karena dibilang sama si pelaku dia akan tanggung jawab, tuh," ujar Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah Kabupaten Bekasi Muhamad Rojak ketika dimintai konfirmasi.

Pelaku memperkosa korban di kontrakannya di Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dan di losmen di daerah Cibitung, Kabupaten Bekasi. Selama 1 tahun berpacaran itu, korban disetubuhi pelaku hingga lima kali.

"Terakhir kali (diperkosa) bulan September 2018. Sejak 2018 (diperkosa)," ujar Rojak.

Rojak mengatakan pelaku kabur dari kontrakannya. Sampai saat ini, pelaku belum diketahui keberadaannya. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

"Sempat dimediasi agar cowoknya bertanggung jawab. Ternyata, saat menemui keluarga pelaku, rumahnya sudah terkunci dan pelaku nggak tanggung jawab," ujar Rojak.

Akibat perbuatan pelaku, saat ini korban dalam kondisi hamil 4 bulan. Korban sudah 3 minggu tidak masuk sekolah karena usia kehamilan.

"Nanti kalau persalinan sudah (selesai), anak ini harus lanjut pendidikan kembali dan jawaban si anak dia ingin pindah sekolah," ujar Rojak.

"Ia berstatus masih pelajar di salah satu sekolah SMP di Tambun Selatan kelas VIII. Korban tinggal bersama ayah dan kedua kakaknya di Mangunjaya," ujar Rojak.

KPAD Kabupaten Bekasi, kata Rojak, telah mengantongi identitas pelaku. "Kami sudah dapati identitas lengkap pelaku berupa e-KTP dan draf kartu keluarga pelaku," ujar Rojak.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Bekasi. Laporan korban tertuang dalam nomor laporan LP/86/64-SPKT/K/I/2019/Restro Bekasi.

"Untuk saat ini anak kegiatan belajarnya dilakukan di tempat tinggalnya. Kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar anak korban ini tidak dikeluarkan dari sekolahnya sampai selesai waktunya anak korban ini melahirkan anaknya. Kami juga mendorong korban dan keluarga untuk kami bantu daftarkan sebagai peserta BPJS dan mendapat bantuan program Bekasi Cerdas di Baznas Kabupaten Bekasi," ujar Rojak.

Remaja 17 Tahun Diperkosa dan Kerap Dicekoki Narkoba

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Seorang remaja wanita berinisial AF (17) nekat loncat dari jembatan penyebrangan orang ( JPO) di Jalan Margonda, tepatnya depan Terminal Depok, pada Rabu (10/7/2019) lalu.

Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Haliyana mengatakan, AF sempat dibawa oleh anggota kepolisian ke Kantor Dinsos setelah kejadian.

Saat diperiksa, kata Usman, AF mengaku tertekan menjalani hidupnya.

Sebab AF selalu dipaksa oleh seorang laki-laki hidung belang untuk melayani nafsunya sehari-hari. Tidak hanya itu, AF juga kerap dicekoki obat-obatan terlarang.

"Jadi kalau tidak dipenuhi kemauan laki-laki ini, kata korban dia diancam dibunuh," ujar Usman saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (11/7/2019).

Meski demikian, Usman belum mengetahui identitas dan hubungan laki-laki hidung belang itu terhadap AF. Bandar Judi Togel Online

http://togel303.net/

"Belum tahu, saya belum sampai ke situ (tanyanya)," tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Roni Wowor. Roni membenarkan ada peristiwa tersebut.

"Iya saya dapat laporannya ada wanita remaja yang mau lakukan percobaan bunuh diri," ujar Roni.

Namun, Roni menyampaikan versi yang berbeda. Kata dia, AF meloncat karena frustasi terhadap pacarnya.

Namun saat dibawa oleh petugas, AF sedang dalam pengaruh obat-obatan terlarang. Oleh karena itu, polisi juga masih kesulitan meminta keterangannya.

"Katanya sih korban frustasi sama pacarnya. Namun, ketika ditanya lebih detail eh dia malah ngaco," ucap Roni.

Saat ini kasus tersebut tengah dalam penanganan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Depok.