Minggu, 28 April 2019

Gadis SMA ini Kaget Bangun Sudah Tak Pakai Busana

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Setelah dua hari disekap di Studio Musik, Siswi SMA terbangun tanpa busana sehelai benangpun.

Pernyataan tersebut diungkapkan korban kepada pihak kepolisian ketika membuat laporan.

Gadis cantik ini juga mengaku kalau dirinya sempat ditawari segelas minuman sehingga ia tidak sadarkan diri.

Dalam kondisi setengah sadar, korban mulai mengemasi pakaianya dan pulang meninggalkan lokasi tersebut.

Saat ini, kedua pelaku berinisial ASA (15) dan AB (15) sudah dibekuk oleh Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Utara bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lampung. Bandar Judi Togel Online

http://togelteman.com

Dicekoki minuman keras (Miras), Siswi SMA cantik ini diperkosa oleh tema-temannya di ruang bekas studio musik.

Bahkan korban yang masih berusia 16 tahun ini disekap selama dua hari dan tidak diperbolehkan pulang oleh teman-temanya.

Kisah teragis ini akhirnya terungkap setelah korban bercerita kepada ibunya, dari sana sang ibu membuat laporan kepada polisi.

Kedua Pelaku diamankan di kediaman masing-masing, Minggu (17/2/2019)

Seorang siswi SMA berusia 16 tahun dicabuli dua temannya di ruangan bekas studio musik di Kotabumi, Lampung Utara (Lampura).

2 Remaja Putri 14 Tahun Pingsang karena Dicekoki Sabu-sabu

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Dua remaja putri masing-masing berinisial NL (14) dan T (14) pingsan lantaran dicekoki sabu oleh dua bandar di Dusun 11, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (28/4/2019) malam lalu. Diduga kedua gadis belia itu juga akan dijadikan pelampiasan syahwat sang bandar sabu.

RS (55), orangtua salah seorang remaja tersebut, ditemani seorang tetangganya kemudian melaporkan hal itu ke Mapolsek Percut Sei Tuan. Ketika ditemui wartawan, RS mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika dia sedang menghadiri hajatan perkawinan anak tetangganya.

“Pas lagi hadiri hajatan di rumah tetangga, tiba-tiba saya mendengar jeritan bahwa anak saya LN dan temannya TA pingsan. Katanya dicekoki sabu oleh dua orang bandar sabu, yang biasa dipanggil Tison dan Pesek,” bebernya. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

Kedua gadis yang pingsan itu kemudian diboyong ke rumah tetangganya. Menurut RS, kedua bandar sabu itu juga adalah tetangganya.

“Mereka mencekoki anak saya sabu di rumahnya,” kata RS sambil masuk ke ruang Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Tak lama kemudian, RS yang didampingi tetangganya itu keluar dari ruang Kanit Reskrim dengan wajah makin lesu.

Ketika ditanya, dia mengaku kecewa dengan respon polisi. “Kata Kanit anak saya dibawa dulu berobat. Besok baru dilakukan tes urin,” kesal Riswan sembari beranjak pergi.

Sabtu, 27 April 2019

Daftar Top Scorer Liga Inggris, Pemain Liverpool Naik ke Urutan Teratas

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Kemenangan besar yang diraih Liverpool pada laga kontra Huddersfield Town di pekan ke-36 Liga Inggris memiliki arti penting bagi dua pemain bintangnya, Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Salah dan Mane sama-sama menorehkan dua gol untuk mengantarkan kemenangan 5-0 timnya pada pertandingan Liverpool vs Huddersfield di Stadion Anfield, Jumat (26/4/2019) atau Sabtu dini hari WIB.

Sementara itu, satu gol Liverpool lainnya ditorehkan oleh Naby Keita saat laga baru berjalan selama 15 menit.

Selain rekor gol tercepat Liverpool di era Liga Premier yang dicatatkan Naby Keita, kemenangan atas Huddersfield juga menempatkan Salah dan Mane di dua posisi teratas kandidat penerima Golden Boot alias Sepatu Emas musim ini. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

Salah dan Mane melejit ke peringkat dua teratas dalam daftar pencetak gol di Liga Premier Inggris musim 2018-2019.

Dua bintang Liverpool itu sama-sama mengoleksi lebih dari 20 gol musim ini setelah masing-masing menyumbangkan dua gol di laga kontra Huddersfield.

Salah menempati peringkat pertama dengan koleksi 21 gol, disusul Mane di urutan kedua dengan raihan 20 gol.

Mereka mengungguli pemain Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, dan penyerang Manchester City, Sergio Aguero, yang sama-sama mengoleksi 19 gol untuk timnya di Liga Premier musim ini.

Berikut daftar top scorer Liga Premier Inggris hingga pekan ke-36, Sabtu (27/4/2019) :

1. Mohamed Salah (Liverpool) - 21 gol

2. Sadio Mane (Liverpool) - 20 gol

3. Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) - 19 gol

4. Sergio Aguero (Manchester City) - 19 gol

5. Raheem Sterling (Manchester City) - 17 gol

6. Harry Kane (Tottenham Hotspur) - 17 gol

7. Eden Hazard (Chelsea) - 16 gol

8. Jamie Vardy (Leicester City) - 16 gol

Jumat, 26 April 2019

Suami Bantai Istri Hingga Tewas, Gara-gara Tidak Dikasih Jatah Malam Jum'at

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Jeritan Rismawati, menggegerkan warga Pasar 2, Dusun 3 Desa Aras, Kecamatan Airputih, Batubara, Jum’at (26/4/2019) dinihari tadi.

Teriakan itu tak berlangsung lama, beberapa saat kemudian hanya keheningan. Wanita 41 tahun itu ternyata sudah meregang nyawa akibat dibacoki suaminya berinisial ZI, secara membabibuta. Penyebabnya, lantaran sang istri tak mau diajak berhubungan intim.

Informasi yang dihimpun di Mapolsek Indrapura, Jumat (6/4/2019) pagi, pasangan tersebut diketahui baru 2 tahun menikah dan belum dikaruniai keturunan.

Saksi mata Suprianto (41) yang merupakan adik ipar Rusmiati mengatakan, sejak Kamis (25/4/2019) sekira pukul 21.00, kakak iparnya dan Zi ternyata sudah bertengkar mulut. Namun, saat itu masih dapat diselesaikan oleh orangtua Rismawati alias mertua Zi, yang juga tinggal di rumah tersebut.

“Rencananya, Jumat (26/4/2019) pagi, Zi alias Zul (57), akan kembali ke tempat kerjanya di Desa Sukarame, Lingkungan 7, Kecamatan Bukit Kayu Kapur, Kota Dumai,” katanya. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

Namun, Jumat (26/4/209) dinihari sekitar pukul 03.00 Wib, Suprianto–yang juga tinggal serumah dengan pasangan tersebut–mendengar Rusmiati menjerit minta tolong sebanyak dua kali.

Mendengar itu, dia pun keluar dari kamarnya dan mendatangi kamar kakak iparnya itu. Saat itu dia kaget karena melihat Rusmiati sudah tergeletak di lantai kamar dengan kondisi tubuh besimbah darah.

Ketika itu juga, Suprianto melihat Zi sedang memegang sebilah parang di tangan kanannya. Saat itu Zi langsung mengacungkan parang tersebut Suprianto. “Awas jangan bantu!” sergah Zi kepada Suprianto ketika itu.

Tak mau konyol, Suprianto kemudian berlari ke kamarnya dan membawa anak dan istrinya. Dia juga mengajak mertuanya keluar rumah.

Sesampainya di luar rumah, Suprianto kemudian meminta bantuan warga yang ada di depan kediaman mereka. Tak lama kemudian, Zi juga keluar rumah dan membawa sepedamotor Honda Vario milik Suprianto.

Sekira pukul 04.00 Wib, Zi akhirnya ditangkap petugas di jalan dan langsung diamankan ke Mapolsek Indrapura.

Sementara itu, akibat pembacokan membabibuta tersebut, Rusmiati tewas dengankondisi luka robek di bagian mulut, dagu, pipi kanan, mata kiri, tangan kanan. Wanita itu meregang nyawa sebelum sempat mendapat perawatan.

Polisi yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah TKP dan membawa jenazah Rusmiati ke Rumah Sakit PTC Siparepare untuk dilakukan visum.

Dari Zi, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah parang, pisau dan dua botol diduga berisi bensin.

Sementara itu, Zi yang sempat diwawancarai metro24jam.com di Mapolsek Indrapura, mengaku emosi karena istrinya itu seringkali menolak ajakannya untuk melakukan hubungan intim. Apalagi, pagi harinya dia akan berangkat kembali ke Dumai.

Gara-gara sering mendapat penolakan itu, Zi menduga bahwa istrinya itu ada selingkuh dengan pria lain.

“Cemana lah saya gak geram, tiap kalinya saya minta, dia menolak. Walau pun saya sudah tua gini, kan masih butuh gituan. Jadi saya duga dia pasti selingkuh sama laki-laki lain. Makanya dia gak pernah mau saya ajak gituan,” tutur Zi di Mapolsek Indrapura.

Kamis, 25 April 2019

Enam Caleg Datangi Padepokan Anti Galau Ini, Sejak Hari Pencoblosan

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Enam orang calon anggota legislatif (Caleg) yang menderita stres berdatangan ke Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi.

Mereka datang sejak pencoblosan dan datangi ke padepokan yang dipimpun Ustaz Ujang Bustomi yang berada di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, itu karena gagal pada Pileg 2019.

Ustaz Ujang Busthomi mengatakan, caleg yang stress berasal dari sejumlah partai dan tingkatan, baik DPRD kota/kabupaten, DPRD provinsi, maupun DPR RI.

Pihaknya menilai gejala-gejala yang dialami termasuk kategori belum parah.

Mereka hanya tidak siap menerima kekalahan dan gagal menduduki kursi wakil rakyat.

"Gejalanya ya panik dan lainnya, mereka juga rata-rata enggak sampai menginap," ujar Ujang Busthomi saat ditemui di Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi, Kamis (25/4/2019).

Ia mengatakan, politik hanyalah perhiasan dunia sehingga para caleg harus siap menang dan siap kalah. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

Karenanya, caleg stres yang datang ke padepokan tersebut merupakan mereka yang tidak siap kalah.

"Apalagi sudah mengeluarkan biaya kampanye besar tapi enggak terpilih," kata Ujang Busthomi.

Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi Cirebon mempunyai ritual khusus untuk menangani caleg yang mengalami depresi.

Ritual tersebut ialah mandi kembang saat caleg depresi tersebut mendatangi padepokan yang berada di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Menurut Pimpinan Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi, Ustaz Ujang Busthomi, ritual mandi kembang merupakan media untuk ketenangan diri para pasiennya.

"Mandi kembang itu ritual khusus sebagai media mendapatkan ketenangan," ujar Ujang Busthomi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (20/4/2019).

Seorang pasien saat menjalani ritual mandi kembang di Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi, Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (20/4/2019). (istimewa)
Saat mandi kembang itu, Ujang juga akan membacakan ayat-ayat suci Alquran.

Sejumlah doa pun akan dipanjatkan dan selama mandi kembang pasien diminta berzikir.

Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa tenang, aman, dan nyaman dalam hati para pasiennya.

"Berdoa dan berzikir itu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT," kata Ujang Busthomi.

Menurut dia, setelah menjalani mandi kembang pasien akan menempati kamar-kamar untuk menginap yang telah disediakan. Bandar Judi Togel Online


http://togelteman.com

Selama tinggal di padepokan tersebut, mereka akan diajak untuk bermunajat kepada Allah SWT hingga pulih dari depresinya.

"Kami juga sediakan kamar VIP di sini untuk pasien yang tidak ingin dipublish atau dilihat orang-orang," ujar Ujang Busthomi.

Rabu, 24 April 2019

Gadis di Bawah Umur di Makassar 2 Kali Disekap dan Dicabuli

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Polisi mengamankan tiga pelaku pencabulan dan penyekapan AD, gadis berusia 14 tahun di Kota Makassar pada Sabtu (20/4/2019) dini hari lalu.

Tiga pelaku merupakan remaja yang masih berusia belasan tahun yang berinisial FP (19), RF (17), dan RM (19).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, AD menjadi korban penyekapan di dua waktu yang berbeda. Kejadian pertama tanggal 14 Februari 2019 silam.

Ketika itu, AD yang baru pulang dari rumah neneknya diajak oleh RM dan langsung dipaksa menuju ke rumah pelaku yang ada di Jalan Palantikang, Gowa. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

"Pelaku langsung menaiki motor korban dan korban dipaksa dan ditarik untuk naik ke motor itu kemudian dibawa ke rumah pelaku," kata Indratmoko kepada Kompas.com, Rabu (24/4/2019).

Saat berada di rumah pelaku, AD diberikan obat PCC dan Tramadol untuk dikonsumsi.

Selain itu, RM juga mengancam akan memukul AD dan tidak mengantarnya pulang bila tidak mau melayani nafsu bejatnya.

RM mengatakan, ia akan bertanggung jawab ketika ia hendak mencabuli korban. Namun setelah itu, AD malah disekap selama lima hari oleh RM.

"Pada hari kelima penyekapan korban ditemukan bapaknya sendiri sementara pelaku melarikan diri pada waktu itu," kata Indratmoko.

Nasib naas yang dialami oleh AD tak berhenti sampai disini. Pada bulan April, ia kembali menjadi korban penyekapan dan pencabulan oleh dua orang lelaki, FP dan RF. Kedua lelaki ini masih teman dari RM. 

AD disekap di sebuah rumah kos yang beralamat di Jalan Racing, Kecamatan Panakukang, Makassar. Disitu korban terlebih dahulu disuntikkan sebuah cairan agar tak sadarkan diri saat dicabuli.

"Korban dicabuli di tempat gelap seperti di bale-bale. Korban disuntikkan sebuah cairan agar tak sadarkan diri lalu disetubuhi," kata Indratmoko.

Saat ini, ketiga tersangka sudah diamankan di sel tahanan Polrestabes Makassar. Indratmoko menerangkan bahwa pihaknya hingga kini masih melakukan pendalaman, termasuk mengetahui motif tersangka melakukan pencabulan dan mengetahui cairan yang disuntikkan ke tubuh AD hingga tak sadarkan diri.

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 81 ayat (1) dan (2) juncto pasal 76 D, selain itu Pasal 82 ayat (1) juncto Pasal 76 E UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur.

Selain itu, pelaku RM juga dikenakan Pasal 332 ayat 1 ke 1E KUHP tentang Persetubuhan dan Pencabulan terhadap anak dan membawa pergi perempuan yang belum dewasa tanpa dikehendaki orang tua.

"Maksimal hukumannya 15 tahun penjara," katanya.

Dokter Bunuh dan Mutilasi Korban seusai Setubuhi

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Seorang dokter bunuh dan mutilasi seorang wanita yang dia kencani.

Wanita tersebut ternyata adalah seorang pria.

Dikutip dari Daily Mail, Mikhail Tikhonov (27) mengaku tak hanya membunuh Nina Surgutskaya (25), tetapi juga memasak potongan tubuhnya dan membuangnya di toilet. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

Awalnya mereka berkencan di apartemen pelaku di wilayah Kursk, Rusia lalu berhubungan badan.

Mikhail kemudian sadar Nina merupakan seorang pria yang telah melakukan operasi plastik.

"Mereka terus minum alkohol dan mulai berhubungan seks. Dia (pelaku) memperhatikan pasangannya ternyata seorang pria," kata polisi dikutip dari Daily Mail, Rabu (24/4/2019).

Marah, ia kemudian mencekik leher Nina hingga korban tewas di tempat.

Dia lalu memutilasi korban untuk menghilangkan jejak.

Pelaku ditangkap seusai ibu korban melapor ke polisi setelah Nina tidak pulang ke rumah.

Mikhail didakwa hukuman penjara hingga 20 tahun jika terbukti melakukan pembunuhan dan memutilasi mayat.

Selasa, 23 April 2019

Sekali Seruput Kopi di Warung, Pria Paruh Baya Mendadak Kejang-kejang Lalu Tewas

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Seorang pria berusia 49 tahun mendadak kejang-kejang usai minum secangkir kopi di salah satu warung di Jalan Sutrisno, Gang C, Lingkungan XVI, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Senin (22/4/2019) sekira pukul 08.00 Wib.

Pria yang diketahui bernama Thomas Kamensi itu akhirnya meregang nyawa di hadapan para pelanggan warung yang saat itu berada di sana.

Beberapa pelanggan termasuk pemilik warung sempat memberikan pertolongan. Namun, nyawa pria yang beralamat di Jalan Sutrisno, Gang Damai II, Kelurahan Kota Matsum, Medan Area, akhirnya tidak tertolong.

Informasi yang dihimpun, Thmas datang ke warung kopi milik Amsarudin (67), sekitar pukul 6.30 Wib. Seperti biasa, Amsarudin, langsung menanyakan pesanan kepada pelanggannya itu.

“Dia sering ke warung saya. Pas datang, saya tanya mau minum apa. Biasanya minum teh manis, tapi tadi dia bilang minta luwak kopi,” kata Amsaruddin kepada wartawan. Bandar Judi Togel Online

http://togelteman.com/

Selanjutnya pemilik warung pun menyediakan pesanan Thomas. Namun, tak lama menyeruput seduhan kopi tersebut, Thomas mendadak kejang-kejang mirip orang kesurupan. Pelanggan lain yang saat itu berada di warung pun langsung kaget dan coba memberikan pertolongan.

“Posisinya duduk di atas meja, tiba-tiba dia kayak kesurupan gitu. Jadi, kami dudukkan dia di bangku dan sempat saya kusuk-kusuk kepala dan lehernya,” sebut Amsarudin.

Tak berapa lama kemudian, warga yang sudah ramai merasa curiga, lantaran tubuh Thomas kelihatan tak bergerak lagi. Selanjutnya, peristiwa itu pun dilaporkan kepada Kepling yang meneruskannya ke pihak kepolisian.

“Kita terima laporan dari Kepling XVI Arfianti dan langsung menuju TKP. Ternyata benar, korban sudah meninggal di lokasi,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Alberden Lambas Parto Tambunan.

Seperti diutarakan para saksi, polisi menduga Thomas meninggal dunia setelah meminum kopi luwak.

Selain itu, dari tubuh korban, polisi memastikan tak memukan tanda-tanda kekerasan dan pria itu diduga meninggal akibat penyakit asma akut. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

“Dari pemeriksaan awal, korban memang memiliki riwayat penyakit asma dan sudah pisah tempat tinggal dengan istrinya. Atas dasar permintaan pihak keluarga dan ibu kandungnya, Suwarni (69), menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima dengan ikhlas kematian anaknya,” pungkasnya.

Sementara beberapa warga menduga korban tewas akibat kelelahan kerja dan aktifitas lainnya. Sebeb sebelumnya, Thomas sempat bercerita mengenai Pemilu yang baru saja berlalu.

“Katanya dia kemarin jadi saksi juga di TPS dan masih kelelahan. Dia kerja juga sebagai sopir di Faida Jaya bagian penjualan spere part mobil. Dia juga perokok dan tadi sempat merokok sambil minum kopi. Dia memang sering datang ke warung saya, terkadang mau tidur juga dibangku itu kalau kecapekan,” timpal pemilik warung sembari menjelaskan kedainya tutup setiap sore hari.

Habib Rizieq Shihab Ungkap Kecewa pada Prabowo: Langsung Meledak Keinginan Lakukan Perlawanan

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) mengungkapkan kekecewaan dirinya pada calon presiden (capres) 02 Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan Habib Rizieq melalui pernyataan yang diunggah oleh channel YouTube Front Tv, Senin (22/4/2019).

Mulanya, HRS mengatakan pengalamannya yang telah bersama dengan Prabowo sejak pilpres di tahun 2014 silam.

Di mana saat itu, Prabowo mencalonkan diri menjadi capres bersama dengan Hatta Radjasa.

HRS mengatakan pada pemilu 2014 sudah banyak kecurangan yang diketahui oleh pihak Prabowo.

Ia lalu bercerita pengalamannya sehari sebelum pengumuman di Pilpres 2014 silam.

"Saya punya pengalaman di malam sebelum pengumuman hasil pemilu tahun 2014 saya diundang oleh pengusaha di Jakarta untuk melakukan pertemuan dengan calon presiden saat itu yaitu saudara saya, Bapak Prabowo Suabianto," ujar Habib Rizieq. Bandar Judi Poekr Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

"Dalam pertemuan itu saya mendapatkan saya melihat betapa Pak Prabowo dalam kondisi yang sangat kecewa, dengan kekecewaan yang sangat mendalam, penuh tekanan tapi Beliau mencoba menahannya dengan penuh kesabaran."

Kekecewaan Prabowo saat itu adalah dirinya yang dipastikan tidak lolos menjadi presiden karena adanya sejumlah kecurangan.

Kecurangan itu disebutkan Habib Riziq hampir sama seperti Pilpres yang terjadi pada tahun 2019 ini.

"Nah saya ingat betul saat itu Pak Prabowo mengabarkan pada saya, bahwa Beliau sudah mendapatkan berita ada pengumuman Jokowi itu menang di dalam pemilu 2019."

"Yang membuat Beliau tertekan adalah Beliau sudah mendapatkan laporan seperti yang terjadi pada Pemilu 2019 ini bahwa sebetulnya Beliau menang tapi terjadi aneka ragam kecurangan."

HRS saat itu lalu menyarankan Prabowo untuk melakukan people power.

Namun, saran dari HRS itu ditolak oleh Prabowo.

"Kemudian saat itu Beliau meminta pendapat saya. Saya mengusulkan kalau memang kita punya bukti yang kuat adanya kecurangan-kecurangan ya kita lawan dengan people power," ujar HRS.

Atas penolakan itu, HRS mengaku kecewa dengan Prabowo.

"Tapi pada malam itu Pak Prabowo agak berat melakukan people power ya terus terang sebetulnya saya kecewa."

"Saya ini tipe manusia yang tidak boleh lihat kezaliman, kecurangan itu langsung meledak melakukan keinginan perlawanan." Bandar Judi Togel Online

http://togelteman.com/

"Karena bagi saya yang penting kita berjuang melakukan perlawanan, menang kalah itu urusan Allah. Jadi sebetulnya malam itu saya agak kecewa," tutur HRS.

Namun, Prabowo saat itu memilih untuk melaporkan kecurangan di Pilpres 2014 pada Mahkamah Konstitusi.

"Memang pada malam itu Beliau mengatakan pada saya, kami tetap melakukan perlawanan Habib, tappi perlawanan secara hukum melalui Mahkamah Konstitusi, saya memberikan dukungan baik untuk melakukan upaya hukum," tambahnya.

Jebakan Listrik Tewaskan Terduga Maling Ikan, Pemilik Kolam Jadi Tersangka

https://jurnalulasan.blogspot.com/

Seringkali ikan di kolamnya hilang, membuat Jony Saragih (35) kesal. Pria yang menggantungkan pencariannya dari beternak ikan tersebut akhirnya membuat jebakan listrik dengan memasang kabel di sekeliling kolam ikannya di kawasan lahan garapan, Jalan Datuk Kabu, Gang Tengku 7, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Jebakan itu akhirnya membuat Lewi Smart Nababan (30), warga Jermal 3 Ujung, Gang Horas, Kecamatan Medan Denai, tewas saat masuk ke areal kolam, diduga akan mencuri ikan milik Jony, Senin (22/4/2019) pagi. Bandar Judi Poker Online

http://temanpoker99.info/app/Default0.aspx?lang=id

Namun, akibat peristiwa itu, Jony akhirnya ditetapkan pihak kepolisian sebagai tersangka pembunuhan, karena telah lalai sehingga membuat orang lain meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, pagi itu Lewi diduga mencoba mencuri ikan bersama seorang temannya di kolam milik Jony. Namun, ketika mendekat ke kolam, dia kemudian memegang kabel yang pasang Jony.

Seketika, tubuh pria bertato tengkorak di bahu itu menggelepar dan langsung terkapar tak bergerak lagi di pinggir kolam.

“Ikan di kolam itu memang sudah sering dicuri, jadi kesal pemilik dan penjaga kolam yang tinggal di rumah dekat kolam itu. Si korban terpegang kabel dekat kandang ayam di sekitar kolam itu dan langsung tersengat,” kata seorang warga di sana.

Peristiwa itu kemudian diketahui Jony dan warga setelah salah seorang penjaga kolam melihat ada orang terkapar di sekitar kolam.

“Waktu kejadian, si Jony sedang keluar, mungkin ngantar anaknya sekolah, di kolam itu ada yang jaga, temannya juga. Dia mendengar jeritan dari orang yang diduga mau mencuri ikan dan tersengat listrik,” bebernya.

Kabar ada orang tergeletak dan tak bergerak lagi di pinggir kolam milik Jony itu pun segera menyebar dengan cepat. Penjaga kolam dan Jony Saragih sempat kebingungan melihat jasad pria tersebut. Oleh warga, kejadian itupun kemudian dilaporkan ke polisi.

Beberapa jam usai kejadian, petugas Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi dari warga sekitar kemudian turun kelokasi guna melakukan penyelidikan dan setelah itu mengavakuasi jasad Lewi ke RS Bhayangkara Polda Sumut, untuk dilakukan visum.

https://jurnalulasan.blogspot.com/

“Iya benar, adanya korban tewas akibat tersengat listrik dari kabel yang sengaja dibuat oleh pemilik kolam,” aku Kanit Reakrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay, Senin (22/4/2019) sore.

Menurut warga sekitar yang menjadi saksi mata atas kejadian itu, Lewi tidak sendirian datang ke lokasi tersebut. Dia bersama dua temannya. Namun, kedua orang itu langsung kabur ketika melihat Lewi tewas di lokasi.

“Dia tidak sendirian. Ada tiga orang masuk ke dalam kolam ikan. Dari tiga orang itu cuma dia ini yang tewas kesetrum,” tambah warga lainnya.

Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Ipda Supriadi menjelaskan, pihaknya telah mengamankan pemilik serta pengelola kolam ikan tersebut. Bandar Judi Togel Online

http://togelteman.com/

Pasalnya, orangtua Lewi, Selamat Nababan (60), warga Jalan Jermal 3 Ujung, Gang Horas, Medan Denai, membuat laporan resmi ke Polsek Percut dengan bukti lapor LP/1106/IV/2019/SPKT Percut.

“Tersangka yang kita amankan adalah, Jony Saragih (35) yang beralamat di Jalan Gelatik, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan,” sebut Supriadi.

Polisi juga mengamankan 2 gulung kabel, 2 gulung kawat serta 2 batang kayu yang dijadikan sebagai barang bukti. Pemilik kolam diduga telah melakukan kelalaian sehingga mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

“Tersangka, Jony Saragih melanggar pasal 359 KUHPidana, karena kelalaian mengakibatkan matinya orang lain. Ancaman 5 tahun penjara,” tegas Supriadi.

Amatan di Mapolsek Percut Sei Tuan, sejak Jony dijadikan tersangka dan ditahan, hingga menjelang malam, pihak keluarga bergantian berdatangan.

“Kami sudah berdamai bang. Mulai dari pengurusan mayat di rumah sakit, pemakaman, sampai kumpul sama pihak keluarga mereka, saya salami satu persatu. Sekarang masalah di sini (polisi) aja,” kata seorang anggota keluarga Jony kepada wartawan.