Breaking News

Pemerintah Kota Batam kini mulai menginvestigasi masalah ikan kaleng

Pemerintah Kota Batam kini mulai menginvestigasi masalah ikan kaleng



Pemerintah Kota Batam, membentuk sebuah tim untuk melakukan penyelidikan soal produksi sarden kaleng. Hal tersebut dilakukan setelah mengetahui hasil uji lab BPOM yang ditemukan cacing di tiga merek sarden kalengan yang telah beredar di pasaran.

“Saya meminta tim menginvestigasi lebih dalam terhadap perusahaan yang memproduksi sarden kalengan yang bersangkutan,” ujar Amsakar Achmad selaku Wakil Wali Kota Batam.

Dan setelah mendapatkan hasil dari investigasi terbebut, nantinya akan ditujukan kepada Dinas Kesehatan dan BPOM. Hal itu ditujukan untuk mengetahui dampak yang akan timbul jika telah mengkonsumsi sarden yang terindikasi cacing. “Prinsipnya, jika memang benar (ada cacing dalam sarden kaleng), akan dilakukan peninjauan ulang,” lanjut Amsakar.

Dirinya mengungkapkan, BPOM sudah melakukan pengecekan rutin terhadap produksi makanan. Sampai saat ini, belum diketahui merek apa saja yang mengandung cacing di daerah Batam.

Pasalnya, makanan kemasan yang dilaporkan itu berada di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Sementara itu, Gustian Riau selaku Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Atap menjelaskan. Pihaknya akan terus melakukan evaluasi soal izin yang sudah diterbitkan. “Nantinya, kami akan cabut izin jika tak sesuai dengan operasional yang sudah dientukan dalam kurun waktu dua hari dari sekarang,” terangnya.

Adapun Syamsurizal yang sebagai Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Pendudukan berpesan kepada para pedagang menghentikan penjualan ikan sarden kalengan untuk sementara. “Untuk sementara ini, kami akan hentikan seluruh penjualan ikan sarden yang bersangkutan, sebelum uji lab dari BPOM keluar,” terangnya.

Sebelumnya, BPOM telah menguji lab terhadap tiga merek impor. Dan hasilnya, ketiga produk itu terbukti mengandung cacing. Pihak BPOM pun langsung menyerukan agar menarik tiga produk sarden kalengan impor itu dari pasaran. Dari hasil uji lab yang telah dilakukan, memperlihatkan video dan sebuah foto yang sebagai bukti jika memang ada cacing dalam produk ikan kaleng jenis makerel itu.