Breaking News

Hal inilah yang akan dirasakan saat seorang pria menjadi Ayah

Hal inilah yang akan dirasakan saat seorang pria menjadi Ayah
 


Mendapati buah hati tercinta lahir ke dunia merupakan jadi kebahagiaan tersendiri. 5 Hal yang Bakal Dirasakan Para Pria Saat Baru Jadi Seorang Ayah!

Memiliki seorang bayi adalah kebahagiaan terbesar bagi setiap pasangan suami istri. Si istri berubah status menjadi seorang ibu, dan sang suami otomatis menyandang sebutan ayah. Dan pada detik pertama sang bayi ‘mengoek’, pasutri tersebut sudah secara sah dan layak disebut orangtua.

Saat menjadi ayah baru, tentunya ada berbagai hal yang berubah dalam hidup. Pria biasanya kaget mendapati dirinya mempunyai kewajiban, tekanan dan harapan ataupun tuntutan baru yang menjadi tanggungjawabnya.

Apa saja yang dirasakan para pria saat baru jadi ayah? Berikut ini 10 hal yang umumnya dirasakan dan dialami oleh pria pada awal masa transisinya menjadi ayah baru?

1. Kebingungan

Konflik pergolakan emosi akan terjadi pada bulan-bulan awal masa transisi berubah menjadi ayah. Di satu sisi rasa jantan, kuat dan bangga telah memiliki satu keluarga baru muncul, namun di sisi lain muncul perasaan sedih dan tidak ada orang lain lagi yang dapat membantu apabila masalah muncul terutama yang berhubungan dengan sang buah hati. Misalnya saja tidak mengerti apa yang diinginkan oleh bayi ketika ia menangis tengah malam dan semua orang terlelap.

2. Rasa Cinta yang Baru dan berbeda

Tidak ada perasaan yang sebanding dengan rasa sayang dan cinta kasih pria terhadap buah hatinya. Pria menyadari mereka bisa merasakan cinta tanpa syarat pada satu orang yaitu anak. Pastinya para ayah akan selalu berusaha menyayangi, memerhatikan, dan menjaga buah hati mereka.

3. Depresi

Meskipun banyak orang yang mengira bahwa biasanya hanya wanita yang yang mengalami kesedihan dan gejala babyblues, pria juga seringkali mengalami depresi ketika bayi mereka lahir.

Wanita seringkali mengalami depresi hanya karena perubahan hormon, sedangkan pria dikarenakan kenyataan yang terjadi di depan mereka.

Pria tidak memiliki waktu untuk cuti ataupun beristirahat sejenak seperti yang didapatkan wanita setelah mereka melahirkan. Jadi ketika pulang bekerja, banyak hal dan tugas baru yang menunggu mereka, mulai dari gangguan tidur di malam hari dan juga tanggungjawab baru di rumah.

4. Rasa Takut

Pada awal masa transisi pria menjadi seorang ayah, ia diselimuti rasa takut yang menghantui hari-harinya. Ia takut tidak mampu menjadi ayah yang baik, menjaga istri dan anaknya dari bahaya yang mengancam, tidak dapat mencukupi keluarganya, tidak tahu apa yang harus dilakukan dalam mengurus anaknya, hingga takut melakukan kesalahan-kesalahan seperti yang pernah dilakukan oleh ayahnya dahulu. Ketakutan-ketakutan seperti ini normal dialami pria di masa transisi dari seorang suami menjadi seorang ayah.

5. Pelajaran dalam Mencintai

Ketika pria belajar mengerti akan apa yang bayinya rasakan dan diinginkan buah hatinya, buah hati Anda akan belajar bagaimana mengoordinasikan fisiknya untuk mengungkapkan cintanya pada sang ayah. Saat bayi belajar membisikkan sesuatu atau tertidur dalam dekapan kuatnya bahu ayahnya, pria akan menemukan makna sejati dari kehidupan.