Jumat, 24 November 2017

"Pria Pincang Ini Diejek Seperti Anjing Merangkak", Siapa Sangka "200 Produk Hasil Temuannya Ternyata Digunakan Oleh Semua Orang di Seluruh Dunia"!

Tali sling (tali baja) saat ini banyak digunakan di gedung tinggi sebagai salah satu fasilitas untuk menyelamatkan diri jika terjadi kebakaran. Tapi tahukah kalian bahwa ternyata penemunya adalah seorang yang difabel? Ia harus berjalan dengan membungkuk dan menggunakan dua tangannya sebagai tumpuan sehingga ia bisa berjalan selangkah demi selangkah.

Liu Datan saat ini berumur 61 tahun. Ia tumbuh besar di daerah Nantou. Saat berumur 3 tahun, karena disuntik vaksin polio yang sudah kadaluarsa, kedua kakinya menjadi lumpuh. Ia tidak bisa berjalan dan hanya bisa merayap seperti buaya, sehingga banyak tetangga yang mengejeknya dan berpendapat bahwa ia hanya bisa menjadi seorang pengemis di masa depan.
Namun semua hinaan itu tidak lantas membuatnya putus asa, bahkan itu membuatnya lebih bersemangat untuk belajar lebih giat dan itu dibuktikannya dengan terus meraih peringkat pertama dari SD hingga lulus pendidikan tinggi.
Liu Datan belajar menggambar mesin ketika ia menuntut ilmu di Taichung Municipal Taichung Industrial High School dan bahkan ia pernah mendapat medali emas dalam perlombaan di bidang itu. Setelah lulus, ia yakin bahwa dengan kemampuannya ia tidak akan sulit mendapat pekerjaan, Namun setelah melalui sangat banyak wawancara, ia tidak kunjung mendapat pekerjaan dan itu membuatnya sangat depresi.

"Yang mereka lihat bukanlah kemampuanku, tetapi penampilan luarku."
Akhirnya, setelah diwawancara lebih dari 200 perusahaan, ia mendapat pekerjaan di sebuah perusahaan. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan bekerja lebih keras dari orang lainnya. Sehingga, dalam waktu singkat, ia berhasil naik jabatan dari kepala departemen desain menjadi manager departemen R&D.
Sekitar 30 tahun lalu, untuk mempermudahnya dalam berpindah tempat, ia menggunakan keahliannya di bidang desain dan menggambar desain pertama miliknya. Dengan berbekal 90 ribu rupiah, ia membeli bahan dan merealisasikan desainnya. Jadilah sebuah kendaraan beroda 4 dengan 63 mode kecepatan yang bisa naiki.

Setelah mengatasi masalah utamanya, ia mulai menaruh perhatian pada masalah di sekitarnya. Hingga suatu hari, ia melihat di berita bahwa ada 8 orang anak SMA yang tidak bisa meloloskan diri dari sebuah bencana kebakaran. Dari situlah ia terpikir untuk membuat tali sling (tali baja) agar orang bisa menyelamatkan diri dari gedung yang tinggi jika terjadi kebakaran.
Bukan hanya tidak memerlukan listrik, tali ini juga bisa menahan beban hingga lebih dari 100 kilogram dan bisa bergerak dengan stabil dari ketinggian hingga mencapai tanah. Penemuan ini tidak hanya mendapatkan penghargaan dari tingkat nasional, namun juga mendapat medali emas dari tingkat internasional. Liu juga kemudian dinobatkan menjadi penemu difabel pertama di dunia.

Liu sudah menghasilkan 200 desain sejauh ini, namun hanya 20 desain saja yang dipatenkan.
"Aku tidak akan mematenkan desainku jika itu untuk temanku yang difabel."
Pada tahun 2015, ia mendirikan sebuah lembaga dan menggunakan 40 tahun pengalamannya untuk melatih orang-orang difabel agar memiliki keterampilan R&D, desain, menggambar, produksi, serta pemasaran. Liu juga terus menerus mendorong mereka yang difabel agar belajar lebih giat.


EmoticonEmoticon