Rabu, 22 November 2017

Orang Terkaya di Dunia Menyarankan Orang Terkaya di Tiongkok "Sumbangkan Hartanya untuk Amal." Jawaban Bos Alibaba Ini Sungguh di Luar Dugaan!

Bill Gates dan Warren Buffet adalah dua orang paling kaya di dunia versi Majalah Forbes. Meskipun memiliki status orang terkaya di dunia, tapi kehidupan sehari-hari kedua orang ini sangat sederhana dan tidak berbeda jauh dengan orang-orang biasa pada umumnya. Karena mereka memiliki uang yang banyak yang mereka sendiri tidak tahu bagaimana cara menghabiskannya, Bill dan Warren sangat suka melakukan berbagai kegiatan amal dan memberi bantuan bagi pebisnis baru.
Kedua orang ini kemudian melihat kalau Tiongkok sekarang ini adalah pasar yang besar, mereka ingin terlibat juga dalam kegiatan amal di negara ini. Bil Gates dan Warren Buffet berharap mereka bisa mengajak pengusaha-pengusaha kaya lainnya untuk aktif berdonasi seperti mereka.

Sebelumnya Buffet pernah menyumbangkan 80% kekayaannya ke Gates Foundation, sebuah yayasan milik keluarga Gates yang bertujuan untuk memperbaiki sistem kesehatan dan mengurangi kemiskinan di dunia. Kedua ini beranggapan kalau memiliki yayasan amal adalah untuk berdonasi, tapi tidak hanya diri sendiri yang berdonasi, alangkah baiknya kalau bisa berhasil mengajak lebih banyak orang lagi untuk turut aktif berdonasi. Oleh karena itu, Bill Gates dan Warren Buffet mengundang orang terkaya di Tiongkok, Jack Ma untuk menghadiri acara amal yang mereka selenggarakan.
Jack Ma sendiri menganggap kegiatan amal adalah hal yang baik. Namun, ia mengatakan kalau ketika ia berusia 80 tahun baru akan memulai kegiatan donasi seperti yang Warren lakukan. Mengingat sekarang Jack Ma masih berusia 40 tahunan, banyak hal yang belum terselersaikan. Kalau mulai sekarang dia sudah sering menyumbangkan uangnya, di kemudian hari mana ada uang untuk disumbangkan lagi?
Jack Ma menganggap kalau kondisi yang dialami Tiongkok dan Amerika sangat berbeda. Tiongkok masih menghadapi masalah kesenjangan sosial yang cukup parah, ditambah lagi masih banyak daerah yang terbelakang. Menurut Jack Ma, kalau kita hanya terus menyumbangkan uang untuk mereka, hal ini sebenarnya tidak banyak membantu. Uang hanya membantu mereka bertahan hidup sementara waktu, tapi tidak bisa membantu mereka bagaimana caranya untuk hidup.

Dalam pandangan Jack Ma, beramal dengan hanya memberi uang tidak membantu sama sekali. Jika kamu hanya memberikan uang begitu saja kepada mereka, bukannya membantu malah memunculkan masalah-masalah baru. Jadi, yang harus dilakukan sekarang bukannya berbondong-bondong menyuruh orang untuk menyumbangkan uangnya, tapi bagaimana beramal yang benar.
Jika segala sesuatunya bisa terselesaikan dengan uang, tidak akan ada orang yang menderita di dunia ini. Hal yang paling penting adalah bagaimana mengajarkan orang-orang untuk menghasilkan uang dan bagaimana cara menjalankan bisnis dengan baik.
Mendengar pernyataan Jack Ma ini banyak orang beranggapan kalau Jack Ma tidak semurah hati milyarder lainnya. Ini hanyalah alasan Jack Ma karena tidak mau menyumbangkan sebagian kekayaannya. Tapi, kita juga harus mengingat kalau tidak semua orang akan rela begitu saja memberikan uang di dalam dompetnya untuk orang lain. Jadi, tidak perduli apakah benar Jack Ma tidak bersedia untuk menyumbangkan uang atau tidak, ada satu hal penting lainnya yang bisa kita pelajari. Kita harus mengandalkan diri sendiri agar bisa kaya, tidak boleh mengandalkan atau mengharapkan belas kasih orang lain untuk memberi kamu uang.


EmoticonEmoticon